بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ

PEREMPUAN

Jika jadi pasangan, ia adalah kesenangan terindah

"Perempuan,

Duhai, siapakah engkau ini?"



"Jika jadi anak, ia adalah bidadari kecil ayah bonda,
Permata yang siang malam dijaga keduanya.
Jika jadi pasangan, ia adalah kesenangan terindah,
Surga untuk pasangannya di dunia.
Jika jadi orang tua, waaah..
Surga itu telah berpindah di telapak kakinya,
Ia bawa kemana-mana."

"Nabi pun membilangnya sebagai tiang,
Tatkala kehidupan adalah bangunan.
Ya, engkaulah tiang itu,
Engkaulah, perempuan."

"Perempuan adalah tiang negara.
Jika perempuan baik, baiklah negaranya.
Jika perempuan rusak, hancurlah negaranya.
Engkaulah tiang dalam bangunan rumah tangga mu,
Engkau sandaran bagi dinding, pintu, atap dan jendela."

"Nabi selalu benar dalam memilih istilah kata,
Karena di rumah mu semua urusan kepada mu bertumpu.
Maka, sebagai tiang kau harus kuat tak tergoyahkan,
Sebagai sandaran kokoh mu adalah karang di lautan,
Tidak rentan diterjang angin dan badai."

"Tapi aku tak sekuat itu..., kata mu.
"Aku tak berdaya menghadapi kebrutalan dunia ini,
"Zaman semakin menggerusku, bebannya melumatku hingga luluh,
"Aku begitu lemah, aku tertindas, aku teraniaya.., kata mu pula."

"Tunggu, wahai perempuan,
Engkau lupa.
Ada ALLAH dalam hidup mu.
Yang siap menanggung segala keluh.
Ada ALLAH dalam hari mu,
Sumber kekuatan yang penuh.
Ada ALLAH dalam hati mu,
Jika kau serahkan pada-NYA segala sesuatu,
DIA akan menjaganya hingga utuh."

"Maka, dalam tiap gerimis kesedihan,
Hanyutkan diri mu dalam zikir panjang malam mu.
Dalam tiap kerikil tajam di jalanan,
Benamkan wajah mu dalam sujud kepasrahan.
Dalam tiap duka yang menyapa,
Hanyutkan air mata mu dalam sungai kasih-NYA."

"Dalam tiap nestapa,
Larutkan pahit air mata mu dalam manis cinta-NYA.
Dan dalam tiap kelabu langit mu,
Panggil lah nama-NYA.
ALLAH.. ALLAH.. ALLAH..
Dan tunggulah,
Hingga DIA merubah mendung mu,
Menjadi pelangi warna-warni."

Ustazah Hubabah Halimah Alaydrus 
Topik Jumaat, IKIM.fm
21.03.2014

[Kredit: FB Al-Akh Ahmad Salihin]