KISAH CINTA ZAHIR BIN HARAM 



Dikisahkan dari Anas bin Malik Radhiyallahu 'anhu, ia berkata bahwa ada seorang laki-laki berasal dari daerah pedalaman bernama Zahir bin Haram. Dia sering memberi hadiah kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam barang-barang dari pedalaman. Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam selalu memberi bekal saat ia ingin kembali ke kampungnya. Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Zahir adalah orang pedalaman kita, dan kita orang perkotaannya”. 

Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam sangat mencintai Zahir bin Haram, meskipun orang ini bermuka sangat buruk. Pernah, suatu hari beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam menghampirinya ketika ia sedang berjualan. (tiba-tiba) Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam memeluknya dari arah belakang, sehingga Zahir bin Haram tidak bisa melihatnya.

Maka ia pun berseru: 
“Lepaskan aku. Siapakah ini?” 

Maka Rasulullah berkata: 
“Siapa yang mau membeli hamba (budak) ini?” 

Zahir bin Haram menyahut: 
“Engkau akan mendapati aku tidak mungkin laku dijual, wahai Rasulullah,” 

maka beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 

لَكِنْ عِنْدَ اللَّه لَسْتَ بِكاَ سِدٍ (أوْ قَا لَ) لَكِنْ عِنْدَ ا للَّهِ أنْتَ غَا لٍ

“Tetapi engkau di sisi Allah bukan barang yang tidak laku,” atau beliau bersabda: “Tetapi engkau di sisi Allah sangat mahal”

(syamail muhammadiyah, bab ma ja' fi sifat mizah Rasulullah)


Nota kaki : Mereka sibuk menyatakan rasa cinta, rindu dan kasih mereka kepada junjungan besar Rasulullah saw , kita pula? Sibuk meluahkan rasa cinta dan rindu kita kepada si "dia" yang belum halal menjadi milik kita? Allahu Allah.. Semoga Allah rezekikan kita untuk berada di dalam kalangan mereka-mereka yang mencintai Allah dan Rasullah saw melebihi cinta kepada dunia dan seisinya. Sabda Nabi mafhumnya: Kita akan berada bersama-sama orang kita cintai di akhirat kelak.Subhanallah. ♥♥♥" Ini kisah cinta yang sebenar-benarnya..sebarkanlah ke seluruh pelusuk dunia.

0 comments: